Perbedaan Pre-kllinik dan Koass

Ketahui 3 Perbedaan Pre-klinik dan Koass

Halo semua, pada posting kali ini saya akan membahas mengenai koass. Mengetahui 3 perbedaan pre-klinik dan koass, lebih tepatnya!

Atau mungkin lebih tepatnya postingan kali ini hanyalah sekedar “perkenalan” ke koass dan seperti apa sih beda koass dengan pre-klinik.

Jadi pertama – tama: Apa itu koass?

Seharusnya bagi kalian yang sudah membuka blog ini seharusnya paling tidak sudah tahu koass itu apa.

Tuntutan dari pre-klinik hingga kedokteran

Tetapi untuk jaga – jaga bila ada yang belum tahu:

Koass itu adalah suatu periode di kuliah kedokteran dimana kalian akan mulai terjun ke praktek klinis.

Periode ini dimulai setelah kalian resmi lulus menjadi seorang sarjana kedokteran atau s.ked (tetapi bisa saja koass ini dimulai sebelum wisuda).

Kepaniteraan klinik ini akan berjalan kurang lebih 1,5 – 2 tahun. Dan banyak yang mengatakan bahwa sebenarnya tantangan sebenarnya dari fakultas kedokteran adalah saat koas ini. Dimana fisik dan mental akan mengalami cobaan-cobaan.

Tetapi tentu saja karena alasan tersebut juga, koass ini adalah saat – saat paling berkesan selama menjalani pendidikan kedokteran.

“Indah untuk dikenang tetapi tidak untuk diulang” adalah kalimat yang sangat menggambarkan koass.

Jadi sebenarnya kenapa sih koas ini sangat ditakuti? Apa yang membedakan dengan masa – masa preklinik?

Mari kita simak perbedaan-perbedaan pre-klinik dan koass

Yang pertama, tentu saja jadwalnya.

Saat pre-klinik sebagian besar dari kita semua akan memiliki suatu jadwal kuliah yang tetap (atau mungkin ngaret atau berubah – rubah tergantung dosennya), tetapi paling tidak ada jelas jam kerja ataupun durasi dari kuliah tersebut.

Kalaupun ada penambahan pada umumnya tidak bisa terlalu lama.

Sementara bila kita membicarakan koas, ada banyak faktor pengacau yang akan menghancurkan jam kerja kalian.

Tentu saja pada umumnya koas memang memiliki jadwal yang lebih padat dan lebih panjang dibandingkan pre-klinik. 

Disini saya bilang “pada umumnya” karena bahkan di koas kita TERKADANG dapat mendapatkan berkat berupa jam kerja yang sangat singkat.

Tetapi kalau menurut saya pribadi, yang membuat koas memakan waktu sangat banyak adalah jaga malamnya. Dimana jaga malam pada dasarnya adalah suatu tambahan jam kerja sebanyak paling sedikit 12 jam.

Jaga malam adalah saat dimana tergantung dari jadwal, seorang pekerja medis akan tetap di rumah sakit untuk bagian shift malam.

Jaga malam ini adalah hal yang normal dan bukan khusus ada di koass.

Dokter, perawat, dan bahkan tim teknis juga memiliki jaga malam.

Tetapi yang membedakan jaga malam koass dengan jaga malam yang lain adalah

Koass setelah jaga malam akan lanjut jaga pagi sampai mereka selesai kegiatan siang mereka.

Contoh gambarannya seperti ini:

Bila seorang dokter/perawat/etc yang memiliki dinas malam melakukan dinas malam mungkin jadwal mereka akan seperti ini:

Tanggal 1 Jam 20.00: mulai dinas

Jam 20.00 – 07.00: Dinas

Tanggal 2 Jam 08.00: Selesai. Pulang

Gambaran jaga malam bila koas:

Tanggal 1 jam 06.00: mulai dinas pagi

Jam 16.00: selesai dinas pagi

Jam 16.00 – 06.00: siap – Dinas malam

Tanggal 2 jam 06.00: mulai dinas pagi

06.00 – 16.00: selesai dinas pagi, pulang

Mungkin prinsipnya berbeda – beda antar fakultas dan antar rumah sakit tempat menjalani koas, karena saya juga pernah mendengar dimana jaga malam koas mereka jadwalnya serupa dengan jaga malam pada umumnya.

Tetapi sepengalaman dan sepengetahuan saya, jaga malam saat koas menggunakan prinsip jadwal jaga malam koas seperti yang saya tulis di atas.

Setelah melihat gambaran jadwal di atas, mengertikan mengapa saya bilang jaga malam menghabiskan waktu kita saat koas?

Sekali jaga malam berarti efektif kalian akan menghabiskan lebih dari 24 jam di rumah sakit.

Jumlah kalian jaga malam akan sangat bergantung dari jumlah anggota kelompok kalian, kebijakan jaga malam di masing – masing stase, dan jangan lupa titah dari dokter pembimbing.

Khusus untuk yang terakhir itu biasanya tidak perlu terlalu dipikirkan karena biasanya bila kalian mendapatkan titah untuk jaga most of the time berarti memang kalian habis melakukan kesalahan.

Tetapi rata – rata jaga malam biasanya sekitar 1 – 3 kali dalam seminggu.

Mungkin bisa kurang jika memang anggota kelompok kalian banyak atau pengaturan jaganya cukup senggang.

Jangan salah, walaupun jaga malam memang memakan waktu.

Tetapi menurut saya jaga malam adalah salah satu hal paling penting untuk pembelajaran kita.

Selain mendapatkan pengalaman mengenai bagaimana rasanya mendapatkan shift malam, jaga malam adalah saat kita belajar mengenai banyak kasus.

Kasus – kasus yang unik dan terbilang berat pada umumnya akan kalian temukan saat jaga malam ini.

Selain itu pengalaman melakukan tindakan seperti memasang IV Line, memasang kateter, selang lambung, dll dapat kalian rasakan selama jaga malam.

Selain jadwalnya yang padat, tugas di koas cenderung juga memakan waktu yang lebih lama.

Terutama bila kita belum terbiasa dengan cara pembuatan referat, presentasi kasus, dan lain sebagainya itu.

Terkadang untuk menghemat waktu bahkan saya pribadi mengerjakan tugas – tugas tersebut di handphone dulu baru kemudian dipindahkan dan dirapihkan di komputer.

Bila sedang apes, terkadang dokter pembimbing kalian juga akan memberikan tugas tambahan kepada kalian.

Baik tugas tersebut sebagai bentuk hukuman karena kalian melakukan kesalahan atau kurang belajar, maupun sekedar memberikan tugas agar kalian belajar.

Atau mungkin hanya sekedar diberi tugas untuk membantu apapun yang dia perlu kerjakan.

Dari waktu, saya pribadi mungkin hanya itu saja yang membedakan dari pre klinik.

Jadi intinya memang saat koas kalian akan diberikan suatu jadwal yang sifatnya lebih dinamis dan berubah – ubah.

Kalian harus belajar untuk menyesuaikan manajemen waktu kalian untuk menyesuaikan.

Walaupun begitu, jadwal dinamis juga berarti jadwal kalian tidak akan seterusnya padat.

Saat sibuk memang jadwal kalian akan sangat padat dan ruwet, tetapi terkadang akan ada jadwal yang senggang.

Bahkan pada beberapa kesempatan jadwal kalian akan terasa lebih senggang dibandingkan dari saat pre-klinik.

Dari pengalaman saya pribadi, tidak tahu jika mungkin ditempat lain berbeda atau mungkin meng claim untuk berbeda –> entah kenapa terkadang saya merasa banyak orang yang terlalu melebih – lebihkan pengalaman mereka di koass)

Hal lain yang harus kalian siapkan sebelum koas adalah mental kalian.

Walaupun memang tidak bisa disamakan di semua institusi, tetapi yang memang sudah menjadi rahasia umum adalah: koas itu ibarat keset di rumah sakit.

Sebagian besar dari staff, dokter, dan pasien biasanya akan memandang koas sebelah mata.

Dan kalian kemungkinan besar akan mengalami pengalaman dimana kalian akan disalahkan walaupun kalian tidak salah, disuruh – suruh walaupun sebenarnya bukan tugas kalian, dan berbagai ketidak adilan lainnya.

Yaa walaupun saya pribadi tidak terlalu setuju dengan sistem seperti itu dan untungnya banyak sudah mulai dokter pembimbing yang berpikiran seperti saya, tetapi pada kenyataannya memang pasti kalian masih akan menemukan hal – hal seperti itu.

Saran saya?

Nikmati saja, ikuti saja arus dan ikuti saja apapun yang terjadi selama koas.

Ini hanya pengalaman yang terjadi 1 kali seumur hidup (yaa mungkin lebih jika kalian memutuskan untuk menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi).

Pikirkan saja bahwa memang segala rintangan yang dialami pasti akan berguna untuk perkembangan diri kita.

Ambil saja poin – poin positif dari apa yang dirasakan saat koass dan nanti tidak berasa tiba – tiba sudah selesai semuanya. 🙂

*Protip: kepribadian yang baik dan bersemangat serta sopan kepada semua orang adalah hal yang akan SANGAT membantu kalian di koas.

Sekian pandangan kami mengenai perbedaan antara pre-klinik dan koass.

Sampai jumpa di post berikutnya!

Written by: Nichola Gabriel H.R.
Edited by: Gilbert Sterling O.

2 comments

  1. Preston Whorley

    I just want to say I am newbie to weblog and certainly liked your blog site. Most likely I’m want to bookmark your blog . You actually have amazing stories. With thanks for sharing with us your web page.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish