Apakah Koas Digaji?

Apakah Koas Digaji?

Dalam post singkat kali ini, gua akan membahas mengenai salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan mengenai koas yaitu “Apakah koas digaji?”

Jawaban singkatnya adalah tidak.

Well, sebenarnya cuma itu sih jawabannya, so byee!

Oke ga sependek ini juga postnya sih.

Bagi kalian yang penasaran mengapa koas tidak digaji, hal ini disebabkan karena koas masih merupakan bagian dari pendidikan kedokteran.

“Tapi kok di luar negeri koas digaji?”

Itu internship dek. Kalau pun iya digaji, mungkin setiap negara atau bahkan universitasnya memiliki program berbeda.

Di luar negeri pun, koas itu dinamakan clinical years namun prosedurnya agak sedikir berbeda. Kalau di luar negeri, di tahun kedua atau ketiga kedokteran, mereka akan menghabiskan 50% waktunya di lecture dan 50% di rumah sakit.

Jadi, koasnya sudah dimulai sejak dari awal.

Nah, kembali lagi ke Indonesia. Jadi, seperti dari pembahasan post sebelumnya, fakultas kedokteran itu akan dijalani selama 3.5 tahun, kemudian disusul dengan koas selama 2 tahun.

Baca Juga: Berapa Lama Untuk Lulus FK dan Jadi Dokter?

Jadi, memang sedari awal sudah ditentukan bahwa pendidikan untuk menjadi seorang dokter itu membutuhkan kurang lebih 6 tahun, 7 tahun bila ingin praktek (karena harus internship terlebih dahulu).

So, sudah menjawab ya apakah koas digaji. Jawabannya adalah tidak. Sekian dulu untuk post singkat kita kali ini, jangan lupa untuk memfollow instagram kami @koas2doctor dan dengarkan juga podcast kami di manapun kalian mendengarkan podcast kalian! Ciao!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish