<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rekomendasi Archives - Koas2Doctor</title>
	<atom:link href="https://koas2doctor.com/id/tag/rekomendasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://koas2doctor.com/id/tag/rekomendasi/</link>
	<description>Mentor Anda Dalam Menghadapi Dunia Kedokteran</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Aug 2021 08:11:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updateperiod>
	hourly	</sy:updateperiod>
	<sy:updatefrequency>
	1	</sy:updatefrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.12</generator>

<image>
	<url>https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-FAVICON-BENER-32x32.png</url>
	<title>Rekomendasi Archives - Koas2Doctor</title>
	<link>https://koas2doctor.com/id/tag/rekomendasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rekomendasi Buku Fisiologi Untuk Mahasiswa Kedokteran</title>
		<link>https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-fisiologi-untuk-mahasiswa-kedokteran/</link>
					<comments>https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-fisiologi-untuk-mahasiswa-kedokteran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Koas2doctor]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2021 08:11:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Menuju Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Fisiologi]]></category>
		<category><![CDATA[koas]]></category>
		<category><![CDATA[Koas2Doctor]]></category>
		<category><![CDATA[Rekomendasi]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://koas2doctor.com/?p=675</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setelah kami menemukan bahwa rekomendasi buku anatomi untuk mahasiswa baru merupakan salah satu post yang cukup banyak dibaca, maka kami memutuskan untuk melanjutkan series ini dengan mengenalkan kalian dengan rekomendasi buku fisiologi untuk mahasiswa baru [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-fisiologi-untuk-mahasiswa-kedokteran/">Rekomendasi Buku Fisiologi Untuk Mahasiswa Kedokteran</a> appeared first on <a href="https://koas2doctor.com/id">Koas2Doctor</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah kami menemukan bahwa rekomendasi buku anatomi untuk mahasiswa baru merupakan salah satu post yang cukup banyak dibaca, maka kami memutuskan untuk melanjutkan series ini dengan mengenalkan kalian dengan rekomendasi buku fisiologi untuk mahasiswa baru kedokteran!</p>



<p>Fisiologi atau ilmu faal merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana sistem normal tubuh manusia dapat beradaptasi dan berespons terhadap stimulus internal dan eksternal sehingga keseimbangan tubuh dapat terjadi dan sebagai akibatnya makhluk hidup dapat bertahan hidup.</p>



<p>Selain anatomi, fisiologi merupakan salah satu basic science yang sangat penting untuk dikuasai. Mengapa? Tanpa mengetahui sistem normal dari suatu mekanisme, bagaimana cara kita mengetahui sesuatu yang rusak?</p>



<p>Contohnya, bila kita tidak fasih dengan sebuah laptop, apabila laptop kita rusak emang kita tahu kenapa laptopnya rusak? Lain cerita dengan teknisi yang sudah mempelajari struktur laptop (anatomi) dan cara kerja komponen laptop (fisiologi). Sehingga, ketika terdapat kerusakan, teknisi tersebut dapat mengetahui kira-kira di bagian mana dan proses apa yang rusak sehingga dapat diperbaiki.</p>



<p>Pilihan buku fisiologi sudah semakin banyak sejak dari kami masuk FK (2014) dengan berbagai macam desain dan fitur buku yang berusaha untuk memberikan sesuatu yang lebih kepada para pembacanya</p>



<p>Sehingga, Koas2Doctor disini akan memberikan rekomendasi buku fisiologi bagi kalian mahasiswa baru fakultas kedokteran!</p>



<ul type="1"><li><strong><span style="text-decoration: underline;">Sherwood – Introduction to Human Physiology</span></strong></li></ul>



<p>Sherwood merupakan buku fisiologi basic yang sangat mudah dicerna sehingga menjadi salah satu favorit mahasiswa/i fakultas kedokteran. Bahasa Inggrisnya sangat mudah untuk dicerna, sangat singkat, padat, dan jelas. Untuk memasuki blok baru, sangat disarankan untuk membaca Sherwood sebagai panduan utama dalam mengerti fisiologi. </p>



<p>Ditambah lagi, Sherwood sangat murah hati dalam memberikan diagram dan illustrasi menarik yang mempermudah kita untuk memahami fisiologi dengan lebih baik lagi. Oh iya, Sherwood juga sekarang tersedia dalam versi bahasa Indonesia loh!</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="750" height="596" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/d.png" alt="Gambar 1. Diagram Negative Feedback (Sherwood)" class="wp-image-679" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/d.png 750w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/d-300x238.png 300w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/d-15x12.png 15w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption>Gambar 1. Diagram Negative Feedback (Sherwood)</figcaption></figure></div>



<ul type="1"><li><strong><span style="text-decoration: underline;">Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology</span></strong></li></ul>



<p>Guyton dan Hall merupakan dua ahli fisiologi yang menulis buku ini. Bagi mereka yang belum cukup puas dengan Sherwood dan merasa tertantang untuk memahami fisiologi dengan lebih lanjut, maka Guyon dan Hall adalah sebuah pilihan yang baik buat mereka. </p>



<p>Mengapa?</p>



<p><br>Guyton and Hall memiliki lebih banyak teks ketimbang gambar dan diagram, bahasa Inggrisnya lebih berat ketimbang Sherwood, dan pembahasan lebih komprehensif. Sehingga, bagi mereka yang ingin mendalami fisiologi, buku ini sangat sesuai untuk mereka. Bagi mereka yang pemula, disarankan untuk memulai dari Sherwood terlebih dahulu. Namun, Guyton and Hall memiliki series buku seperti pocket companion yang merupakan versi summary dan review yang beriisi pertanyaan ganda yang mirip seperti Gray’s Anatomy Review. Oh iya, buku ini juga sudah ada versi bahasa Indonesianya loh</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-anatomi-untuk-mahasiswa-baru/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Rekomendasi Buku Anatomi Untuk Mahasiswa Baru</a></p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="598" height="603" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/c.png" alt="Gambar 2. Gambar Penampang Sel (Guyton and Hall)" class="wp-image-678" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/c.png 598w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/c-298x300.png 298w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/c-150x150.png 150w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/c-12x12.png 12w" sizes="(max-width: 598px) 100vw, 598px" /><figcaption>Gambar 2. Gambar Penampang Sel (Guyton and Hall)</figcaption></figure></div>



<ul type="1"><li><strong><span style="text-decoration: underline;">Ganong’s Review of Medical Physiology</span></strong></li></ul>



<p>Kalian mau menjadi ahli fisiologi? Mau menjadi the best of them all like no one ever was? Kalian mau catch them all? </p>



<p>Oke, ini udah agak menyimpang ke Pokemon tapi bagi kalian yang merasa Guyton masih belum memuaskan hasrat nurani dan batin untuk keinginan kalian mengetahui fisiologi, maka Ganong merupakan buku yang tepat untuk kalian. Engga tega-tega, Ganong punya illustrasi itu jauh lebih sedikit dari Guyton dan Hall tapi kalian akan sangat bingung ketika membaca buku fisiologi ini bila belum mengetahui basicnya. Karena apa? Karena buku ini memang didesain bagi mereka yang sudah paham dengan basicsnya. </p>



<p>Disini, mereka membahas lebih lanjut mengenai reseptor-reseptor atau hormon-hormon yang munngkin kalian belum pernah sebelumnya dan interaksinya dengan sistem fisiologi kita. Selain itu, Ganong juga memiliki seri Ganong’s Review yang merupakan buku pelengkap untuk memantapkan pemahaman kita mengenai fisiologi.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="483" height="415" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/b.png" alt="Gambar 3. Reseptor di Kulit (Ganong)" class="wp-image-677" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/b.png 483w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/b-300x258.png 300w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/b-14x12.png 14w" sizes="(max-width: 483px) 100vw, 483px" /><figcaption>Gambar 3. Reseptor di Kulit (Ganong)</figcaption></figure></div>



<ul type="1"><li><strong><span style="text-decoration: underline;">Tortora’s – Principles of Anatomy and Physiology</span></strong></li></ul>



<p>Nah, buku ini agak sedikit unik dan curang. Mengapa? Kalau kalian liat dari judulnya, buku ini tuh gabungan buku anatomi dan fisiologi. Jadi bingung juga sih mimin mau masukin ke series buku anatomi atau buku fisiologi. </p>



<p>However, kita putuskan untuk masukin ke series fisiologi karena buku ini memang sedikit lebih condong ke arah fisiologi. Secara fisiologi, buku ini sebenarnya jauh lebih simpel ketimbang Sherwood karena bahasanya sangat mudah untuk dimengerti dengan ilustrasi yang sedikit lebih banyak dari Sherwood (karena harus memasukan ilustrasi anatomi juga). </p>



<p>Namun, kekurangan dari buku ini adalah pembahasannya mungkin sangat basic baik dari sisi anatomi dan fisiologi jadi merasa agak “tanggung” untuk membaca tortora saja. Walau, memang mungkin menarik juga untuk hanya membaca tortora karena menghemat waktu untuk membaca anatomi dan fisiologi secara bersamaan. Oh iya, buku ini juga sudah tersedia dalam bahasa Indonesia loh!</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="489" height="568" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/a.png" alt="Gambar 4. Muscular Tissue (Tortora)" class="wp-image-676" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/a.png 489w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/a-258x300.png 258w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/08/a-10x12.png 10w" sizes="(max-width: 489px) 100vw, 489px" /><figcaption>Gambar 4. Muscular Tissue (Tortora)</figcaption></figure></div>



<ul type="1"><li><strong><span style="text-decoration: underline;">Mosby Physiology Series</span></strong></li></ul>



<p>Nah, bagi kalian yang bener-bener pake banget ingin mendalami fisiologi, ada seri buku fisiologi namanya Mosby Physiology Series yang terdiri dari:</p>



<ul><li>Cellular Physiology and Neurophysiology</li><li>Gastrointestinal Physiology</li><li>Renal Physiology</li><li>Cardiovascular Physiology</li><li>Endocrine and Reproductive Physiology</li></ul>



<p>Nah, buku ini ga terlalu tebal sih sekitar 120-150 halaman. Namun, untuk fisiologi yang biasanya maksimal cuma 30-50 halaman per bab (dengan satu halaman bisa terisi full dengan illustrasi), buku ini menjamin kalian akan mendapatkan ilmu fisiologi yang komprehensif dari setiap organ-organ tersebut.</p>



<p>Sekian untuk rekomendasi buku fisiologi dari Koas2Doctor. Bila kami harus merekomendasikan buku anatomi sesuai prioritas, maka urutannya adalah sebagai berikut:</p>



<ul><li>Sherwood (Alternatif: Tortora) – Untuk Pemula</li><li>Guyton and Hall (Alternatif: Ganong) – Untuk Tahap Lanjut</li><li>Guyton and Hall’s Review (Alternatif: Ganong’s Review) – Untuk Pemantapan</li></ul>



<p>Tentu saja ada disclaimer. Rekomendasi ini strictly pure dari Gilbert Sterling Octavius dan tentu saja buku fisiologi ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalian di instansi masing-masing. Dan sekali lagi, kalian tidak perlu menghabiskan uang untuk memiliki semua buku fisiologi ini ataupun bahkan sepeserpun. Kalian bisa meminjamnya di perpustakaan kalian.</p>



<p>Sekian untuk post kali ini tentang rekomendasi buku fisiologi kedokteran! Apabila ada hal-hal yang ingin dibahas, silahkan leave a comment dan jangan lupa untuk follow our instagram di <a href="https://www.instagram.com/koas2doctor/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">koas2doctor</a> dan podcast kami ya!</p><p>The post <a href="https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-fisiologi-untuk-mahasiswa-kedokteran/">Rekomendasi Buku Fisiologi Untuk Mahasiswa Kedokteran</a> appeared first on <a href="https://koas2doctor.com/id">Koas2Doctor</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentrss>https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-fisiologi-untuk-mahasiswa-kedokteran/feed/</wfw:commentrss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekomendasi Buku Anatomi Untuk Mahasiswa Baru</title>
		<link>https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-anatomi-untuk-mahasiswa-baru/</link>
					<comments>https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-anatomi-untuk-mahasiswa-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Koas2doctor]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2021 06:54:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Tips & Tricks Fakultas Kedokteran]]></category>
		<category><![CDATA[Buku Anatomi]]></category>
		<category><![CDATA[fk]]></category>
		<category><![CDATA[Gray&#039;s Anatomy]]></category>
		<category><![CDATA[McMinn]]></category>
		<category><![CDATA[Moore]]></category>
		<category><![CDATA[Netter]]></category>
		<category><![CDATA[Rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sobotta]]></category>
		<category><![CDATA[Yokochi]]></category>
		<guid ispermalink="false">https://koas2doctor.com/?p=477</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banyak sekali rekomendasi-rekomendasi buku anatomi diluar sana untuk mahasiswa baru. Bagi anak kedokteran baru, mereka akan dilanda oleh banyak sekali kebingungan. Dari rasa takut untuk memulai sesuatu yang baru hingga hal-hal kecil yang sebenarnya “sepele” [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-anatomi-untuk-mahasiswa-baru/">Rekomendasi Buku Anatomi Untuk Mahasiswa Baru</a> appeared first on <a href="https://koas2doctor.com/id">Koas2Doctor</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak sekali rekomendasi-rekomendasi buku anatomi diluar sana untuk mahasiswa baru.</p>



<p>Bagi anak kedokteran baru, mereka akan dilanda oleh banyak sekali kebingungan. Dari rasa takut untuk memulai sesuatu yang baru hingga hal-hal kecil yang sebenarnya “sepele” setelah kita lewati. Salah satu dari hal sepele ini adalah buku.</p>



<p>Ya, mahasiswa/i kedokteran memiliki imej yang sangat lekat dengan kutu buku. Seolah-olah, kerjaan kita hanya memendam hidung dibawah buku setiap saat. Baik dari makan, mandi, hingga tidur. Sehingga, tidak heran bahwa buku menjadi salah satu hal yang “dipusingkan” oleh mahasiswa/i baru (maba).</p>



<p>Salah satu buku yang paling awal dicari adalah buku anatomi. Mengapa? Selain merupakan salah satu basic science yang perlu dikuasai dengan baik, anatomi merupakan salah satu “epitome” dari medicine bagi orang luar.</p>



<p>Mengetahui seluk-beluk anatomi, menghafalkannya, atau bahkan melihat atlas yang sangat illustratif dan berwarna-warni sudah cukup untuk membuat seorang maba menjadi seorang mahasiswa/i kedokteran sejati.</p>



<p>Namun, dengan banyaknya buku anatomi yang ada diluar sana, ditambah dengan ketidaktahuan dari maba, membuat pilihan buku anatomi menjadi ruwet.</p>



<h2 class="has-medium-font-size wp-block-heading">Berikut Rekomendasi Buku Anatomi Bagi Mahasiswa Baru FK:</h2>



<h3 class="wp-block-heading">Sobotta</h3>



<p><a href="https://www.sobotta.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Sobotta</a> merupakan sebuah buku anatomi yang sangat terkenal di seluruh fakultas kedokteran Indonesia. Mengapa? Karena masih banyak FK yang menganut aliran Bahasa Latin dalam nomenklatur anatominya. And you guess it, Sobotta merupakan salah satu atlas atau textbook yang menggunakan nomenklatur Latin sehingga sangat cocok bagi kalian semua yang fakultasnya masih menggunakan Bahasa Latin. Selain gambarnya yang sangat detail dan menarik, atlas Sobotta diiringi dengan paragraf singkat yang berisi penjelasan berdaging tentang apa yang perlu diingat atau diperhatikan dari struktur anatomi ini.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="549" height="640" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Sobotta.png" alt="Gambar 1. Sistem Vena Torakalis (Sobotta)" class="wp-image-481" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Sobotta.png 549w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Sobotta-257x300.png 257w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Sobotta-10x12.png 10w" sizes="(max-width: 549px) 100vw, 549px" /><figcaption>Gambar 1. Sistem Vena Torakalis (Sobotta)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Netter</h3>



<p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Frank_H._Netter" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Frank H. Netter</a> merupakan seorang dokter ahli bedah yang lahir di Amerika Serikat pada tanggal 25 April 1906. Kemampuannya dalam mengilustrasikan gambar medis tidak perlu diragukan lagi. Legasi illustrasinya sudah ditempa dan dites oleh waktu dan hasil karnya dapat kita nikmati sampai sekarang. Walaupun Netter series memiliki banyak “spin-off”, namun buku anatominya sendiri merupakan sebuah karya yang perlu dikagumi. Walaupun tidak begitu populer di Indonesia karena menggunakan bahasa Inggris dalam nomenklaturnya, Netter memiliki sudut pandang yang berbeda dalam menggambarkan struktur anatomi sehingga gambarnya unik dan memberikan perspektif baru di dalam dunia anatomi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="600" height="391" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Netter.png" alt="Gambar 2. Hipotalamus (Netter)" class="wp-image-480" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Netter.png 600w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Netter-300x196.png 300w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Netter-16x10.png 16w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /><figcaption>Gambar 2. Hipotalamus (Netter)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Gray&#8217;s Anatomy</h3>



<p>Nope, bukan drama ber-season-season itu. Tapi, ini adalah buku anatomi textbook yang sangat mudah dibaca oleh anak FK. <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Gray%27s_Anatomy" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Gray’s anatomy</a> memiliki beberapa macam jenis buku seperti atlas dan textbook, ada juga textbook untuk students yang sangat mudah untuk dibaca karena sudah diringkas sedemikian rupa. Ada juga Gray’s anatomy untuk surgeons, advanced (bukunya sangat tebal), dan review book yang merupakan buku yang ditargetkan untuk latihan atau merecall kembali ilmu-ilmu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="759" height="603" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Gray.png" alt="Gambar 3. Pericardium (Gray’s Anatomy)" class="wp-image-478" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Gray.png 759w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Gray-300x238.png 300w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Gray-16x12.png 16w" sizes="(max-width: 759px) 100vw, 759px" /><figcaption>Gambar 3. Pericardium (Gray’s Anatomy)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Yokochi</h3>



<p>Buku ini tidak seterkenal buku-buku lainnya. Hal ini dikarenakan <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Johannes_W._Rohen" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Yokochi </a>lebih ditujukan untuk recall dan bukan sebagai guide untuk pembelajaran. Yang membedakan Yokochi dan buku-buku lainnya yang telah disebutkan diatas adalah buku Yokochi menggunakan cadaver sebagai gambarnya. Sehingga, gambar yang ditampilkan sangat realistis dengan gambaran sesungguhnya. Ditambah dengan pointer-pointer yang bertujuan untuk mengetes memori kita, Yokochi merupakan pilihan yang sangat tepat bagi Anda yang ingin mengulang kembali memori anatomi Anda namun karena keterbatasan waktu atau fasilitas, tidak dapat mengunjungi kembali laboratorium anatomi.</p>



<p>P.S: Alternatif dari buku Yokochi yang mirip dalam genre ini adalah <a href="https://www.amazon.com/McMinn-Abrahams-Clinical-Atlas-Anatomy/dp/0723436983" target="_blank" rel="noreferrer noopener">McMinn &amp; Abrahams&#8217;</a></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="560" height="573" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Yokochi.png" alt="Gambar 4. Aspek Lateral dari Tulang Tengkorak (Yokochi)" class="wp-image-482" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Yokochi.png 560w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Yokochi-293x300.png 293w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Yokochi-12x12.png 12w" sizes="(max-width: 560px) 100vw, 560px" /><figcaption>Gambar 4. Aspek Lateral dari Tulang Tengkorak (Yokochi)</figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Moore</h3>



<p><a href="https://www.amazon.com/Clinically-Oriented-Anatomy-Keith-Moore/dp/1451119453" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Buku ini</a> masih sangat underrated dan under-recognized di kalangan mahasiswa FK. Mostly karena buku di fakultas kedokteran sangat berbasis operan dan mayoritas sehingga buku-buku yang tidak dioperkan atau tidak populer akan jarang untuk disentuh. Namun, buku ini merupakan buku yang sangat baik bagi kalian yang ingin menambah ilmu anatomi sedikit lebih banyak (<em>advanced</em>) namun tidak se-advaned Gray Anatomy’s yang sangat tebal itu. Bahasanya yang concise dan cukup mudah untuk dimengerti mempermudah untuk diserap dan dihafalkan. Ilustrasinya juga cukup variatif dan menarik.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="392" height="629" src="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Moore.png" alt="Gambar 5. Upper extremity (Moore)" class="wp-image-479" srcset="https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Moore.png 392w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Moore-187x300.png 187w, https://koas2doctor.com/wp-content/uploads/2021/01/Moore-7x12.png 7w" sizes="(max-width: 392px) 100vw, 392px" /><figcaption>Gambar 5. Upper extremity (Moore)</figcaption></figure>



<p>Sekian untuk rekomendasi buku anatomi dari Koas2Doctor. Bila kami harus merekomendasikan buku anatomi sesuai prioritas, maka urutannya adalah sebagai berikut:</p>



<ul><li>Atlas Netter (Alternatif: Atlas Sobotta)</li><li>Textbook Gray’s Anatomy (Alternatif: Moore)</li><li>Gray’s Anatomy Review (Alternatif: Yokochi atau McMinn)</li></ul>



<p>Tentu saja ada disclaimer. Rekomendasi ini strictly pure dari Gilbert Sterling Octavius dan tentu saja buku anatomy ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan kalian di instansi masing-masing. Dan sekali lagi, kalian tidak perlu menghabiskan uang untuk memiliki semua buku anatomi ini ataupun bahkan sepeserpun. Kalian bisa meminjamnya di perpustakaan kalian.</p>



<p>Sekian untuk post kali ini. Apabila ada hal-hal yang ingin dibahas, silahkan leave a comment dan jangan lupa untuk subscribe ya!</p>



<p>Baca Juga: <a href="https://koas2doctor.com/id/pentingnya-basic-science-di-dunia-kedokteran/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Pentingnya Basic Science di Dunia Kedokteran</a></p><p>The post <a href="https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-anatomi-untuk-mahasiswa-baru/">Rekomendasi Buku Anatomi Untuk Mahasiswa Baru</a> appeared first on <a href="https://koas2doctor.com/id">Koas2Doctor</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentrss>https://koas2doctor.com/id/rekomendasi-buku-anatomi-untuk-mahasiswa-baru/feed/</wfw:commentrss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 39/126 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching 7/33 queries in 0.131 seconds using Redis

Served from: koas2doctor.com @ 2026-10-07 11:24:43 by W3 Total Cache
-->