{"id":772,"date":"2022-01-02T22:36:31","date_gmt":"2022-01-02T15:36:31","guid":{"rendered":"https:\/\/koas2doctor.com\/?p=772"},"modified":"2022-01-02T22:36:33","modified_gmt":"2022-01-02T15:36:33","slug":"contoh-checklist-osce-gizi-buruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/","title":{"rendered":"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk"},"content":{"rendered":"<p>Pada post kali ini, Koas2Doctor akan mencoba untuk memberikan contoh soal dan checklist mengenai OSCE gizi buruk.  Perlu ada disclaimer bahwa contoh checklist ini tidak menjamin bahwa <strong>HANYA<\/strong> pemeriksaan yang tertera di bawah ini yang perlu dilakukan selama OSCE sehingga para mahasiswa\/i perlu melakukan cross-checking kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/rubrik-penilaian-osce-dokter-nasional\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Rubrik Penilaian OSCE Dokter Nasional<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Kompetensi<\/span><\/strong>: SKDI 4A<\/p>\n\n\n\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Kompetensi Diujikan<\/span><\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ol type=\"1\"><li><strong>Anamnesis<\/strong><\/li><li><strong>Pemeriksaan fisik<\/strong><\/li><li>Interpretasi data\/kemampuan prosedural pemeriksaan penunjang<\/li><li><strong>Penegakan diagnosis dan diagnosis banding<\/strong><\/li><li><strong>Tatalaksana nonfarmakoterapi<\/strong><\/li><li>Tatalaksana farmakoterapi<\/li><li><strong>Komunikasi dan edukasi pasien<\/strong><\/li><li><strong>Perilaku profesional<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Block<\/span><\/strong>: Endokrin, Metabolisme, dan Nutrisi<\/p>\n\n\n\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Contoh soal<\/span><\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun dibawa ibunya ke Puskesmas dengan keluhan badan kurus.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Yang perlu dilakukan dalam ujian<\/span><\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ol type=\"1\"><li>Lakukan <strong>allo-anamnesis<\/strong> terhadap pasien ini<\/li><li>Lakukan <strong>pemeriksaan fisik<\/strong> dan <strong>antropometri anak<\/strong><\/li><li>Buatlah <strong>diagnosis<\/strong> dan <strong>diagnosis banding<\/strong> terhadap pasien ini dan <strong>sampaikan pada penguji<\/strong><\/li><li>Lakukan <strong>pemasangan infus<\/strong> dan <strong>jelaskan kepada penguji<\/strong> tentang <strong>tindakan awal penatalaksanaan non-farmakologi<\/strong> terhadap pasien ini<\/li><li>Lakukan <strong>edukasi pencegahan<\/strong> terhadap pasien ini<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><strong><span style=\"text-decoration: underline;\">Anamnesis (Informasi hanya akan diberikan apabila peserta bertanya pertanyaan berikut!)<\/span><\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p>Nama Ibu: Ibu X<\/p>\n\n\n\n<p>Usia: 19 tahun<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis kelamin: Perempuan<\/p>\n\n\n\n<p>Pekerjaan: IRT<\/p>\n\n\n\n<p>Status pernikahan: Menikah<\/p>\n\n\n\n<p>Pendidikan terakhir: Tidak tamat SD<\/p>\n\n\n\n<p>Nama anak: Anak S<\/p>\n\n\n\n<p>Usia: 2 tahun<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis kelamin: Laki-laki<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Riwayat penyakit sekarang<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul><li>Keluhan utama : Badan lemah<\/li><li>Sejak kapan : Dua bulan lalu semakin berat sejak satu minggu terakhir.<\/li><li>Perjalanan penyakit : Konstipasi, sulit makan, badan kurus.<\/li><li>Keluhan lain terkait keluhan utama : Kehilangan berat badan sampai berakibat kurus<\/li><li>Hal-hal yang memperburuk keluhan : Kulit mengendur dan longgar<\/li><li>Riwayat Makanan : Makan dua kali sehari dengan menu nasi dan kecap karena kesulitan ekonomi.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Riwayat penyakit dahulu : &#8211;<\/strong> (tidak berkesan)<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Riwayat penyakit keluarga : &#8211;<\/strong>  (tidak berkesan) <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Riwayat persalinan dan antenatal<\/strong>: &#8211;  (tidak berkesan) <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Riwayat kebiasaan sosial<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Ayah tidak mempunyai pekerjaan tetap dengan ekonomi keluarga miskin<\/li><li>Pasien adalah anak bungsu dari empat bersaudara<\/li><li>Diet : Makan dua kali sehari dengan menu nasi dan kecap.<\/li><li>Riwayat lingkungan dan kebiasaan sehari-hari : Tinggal di daerah yang kurang bersih<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Hasil pemeriksaan fisik<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Status generalis:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tampak sakit berat, apatis<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pemeriksaan antropometri<\/strong> (Lakukan dengan cara menaruh bayi atau anak di timbangan atau meteran yang telah disediakan)<\/p>\n\n\n\n<p>Tinggi badan\u00a0\u00a0 : 72.5 cm<\/p>\n\n\n\n<p>Berat badan\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : 8 kg<\/p>\n\n\n\n<p>LILA\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : 9.5 cm<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tanda vital:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tekanan Darah: 90\/70 mmHg; Frekuensi nafas: 16x\/menit<\/p>\n\n\n\n<p>Frekuensi nadi: 50x\/menit; Suhu: 36.1<sup>o<\/sup>C<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kepala:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kepala:<\/p>\n\n\n\n<p>Rambut kering dan mudah rontok<\/p>\n\n\n\n<p>Wajah seperti orang tua dan terlihat sangat kurus<\/p>\n\n\n\n<p>Mata: konjungtiva anemis<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Leher:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Kelenjar getah bening tidak membesar<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Thorak:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jantung: bradikardi 50 x per menit; Paru: frekuensi nafas 15x per menit, berkurang<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perut:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Turgor berkurang<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ekstremitas:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Lethargi<\/p>\n\n\n\n<p>Otot-otot atrofi<\/p>\n\n\n\n<p>Lemak dibawah kulit menghilang dan turgor kulit mengurang<\/p>\n\n\n\n<p>Note: Pada OSCE dengan pasien anak, biasanya akan ada gambar yang dimunculkan setelah ada pemeriksaan tertentu yang berhasil dilakukan (Terutama untuk melihat apakah ada wajah orang susah atau iga gambang).<\/p>\n\n\n\n<p>Rubrik penilaian biasanya terdiri dari rentang 0-3, nol menandakan tidak dilakukan sama sekali, nilai 1 berarti sebagian besar tidak dilakukan, nilai 2 artinya sebagian kecil ada yang miss, nilai 3 artinya sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam post kali ini dan selanjutnya, hanya rubrik dengan nilai tiga yang akan ditampilkan (makes sense right)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table is-style-stripes\"><table class=\"has-light-green-cyan-background-color has-background\"><tbody><tr><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Anamnesis<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Membantu orang tua pasien untuk menceritakan keluhan utama dengan\u00a0pertanyaan-pertanyaan yang sesuai untuk mendapatkan informasi yang relevan, akurat dan adekuat. Peserta dapat mempertanyakan semua pertanyaan berikut:<br>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Riwayat penyakit sekarang termasuk:<br>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Sudah berapa lama dan kapan keluhan dirasakan semakin berat.<br>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bagaimana gambaran pasien<br>4.       Riwayat kebiasaan sosial<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Pemeriksaan fisik<\/strong> (Catatan: Semua pemeriksaan fisik harus menggunakan teknik pemeriksaan yang benar, sistematik, dan runut &#8211; ARTINYA kalau bisa jangan ada yang ke skip, baru balik lagi. Contoh: Lupa cuci tangan di awal, terus ngomong dirapel di akhir)<\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Melakukan pemeriksaan antropometri meliputi mengukur TB, menimbang BB, melihat pada tabel BB menurut TB, dan mengukur LILA, melihat tabel BB menurut TB anak. Selanjutnya, cuci tangan sebelum dan setelah pemeriksaan fisik.<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Menentukan Dx dan DDx<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Marasmus (Secara singkat jelaskan mengapa marasmus)<br>DDx: Kwashiorkor dan kanker (Biasakan kasih 2 DDx, unless otherwise stated di soal)<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Tatalaksana Non-farmakoterapi<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Pemasangan oksigen 1-2L\/menit<br>Pemasangan infus pada anak:<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Cuci tangan<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Mempersiapkan infus set dengan menghubungkan cairan Ringer Lactat Dextrose 5% dan infus set dan memasukkan ke bagian karet atau akses selang (tetes makro) ke botol infus<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Isi cairan ke dalam set infus dengan menekan ruang tetesan hingga terisi sebagian dan buka klem slang hingga cairan memenuhi selang dan udara selang keluar<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menggunakan sarung tangan steril<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan pembendungan dengan torniquet 10-12 cm di atas tempat penusukan<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Disinfeksi daerah yang akan ditusuk dengan kapas alcohol<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Lakukan penusukan pada vena dengan meletakkan ibu jari di bagian bawah vena dan posisi jarum abbocath mengarah ke atas<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Memperhatikan keluarnya darah melalui jarum  abbocath dan menarik keluar bagian dalam jarum sambil meneruskan tusukan ke dalam vena<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Setelah jarum infus bagian dalam dilepaskan atau dikeluarkan, menahan bagian atas vena dengan menekan menggunakan jari tangan agar darah tidak keluar.<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kemudian menghubungkan bagian infus dengan slang infus<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Membuka pengatur tetesan dan atur kecepatan sesuai dengan dosis yaitu 15 mL\/kg BB dalam waktu satu jam atau 5 tetes\/menit\/kg BB (infus tetes makro 20cc\/menit). <strong>Informasi ini dijelaskan kepada penguji<\/strong><br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Melakukan fiksasi dengan kasa steril dan memasang spalk<br>\u00b7\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Menuliskan tanggal dan waktu pemasangan infus serta catat ukuran jarum<br>Lepaskan sarung tangan dan cuci tangan<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Komunikasi\/Edukasi Pasien<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Peserta ujian dapat:<br>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 mampu membina hubungan baik dengan pasien secara verbal non verbal (ramah, terbuka, kontak mata, salam, empati dan hubungan komunikasi dua arah, respon)<br>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 mampu memberikan kesempatan pasien untuk bercerita dan mengarahkan cerita<br>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 mampu untuk melibatkan pasien dalam membuat keputusan klinik, pemeriksaan klinik.<br>4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 mampu memberikan penyuluhan yang isinya sesuai dengan masalah\u00a0pasien<br>\u00a0<br><strong>SEMUA<\/strong> poin harus dapat dipenuhi<br><br>Peserta ujian dapat menjelaskan edukasi pada orang tua pasien yaitu:<br>\u00a0<br>1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pemilihan makanan beraneka ragam harus diberikan kepada pasien ini, sesuai dengan tumpeng gizi seimbang yaitu harus memenuhi:<br>-Kebutuhan karbohidrat yang berasal dari nasi atau beras, jagung, roti, sagu, bihun, atau kentang sebanyak 3-8 porsi per hari.<br>-Kebutuhan sumber protein yang berasal dari protein hewani seperti: susu, keju, yoghurt, daging, ayam, ikan, telur, dan protein nabati: tempe, tahu, dankacang-kacangan sebanyak 2-3 porsi per hari<br>&#8211; Kebutuhan sayur seperti: sayur bayam, sawi, tomak dan sayuran hijau tua sebanyak 3-5 porsi per hari<br>&#8211; Kebutuhan buah-buahan seperti pisang, pepaya, jeruk, semangka, dan buah lainnya sebanyak 2-3 porsi per hari<br>&#8211; Kebutuhan minyak, gula, dan garam seperlunya<br>2.\u00a0Melakukan pemantauan berat badan<br>3.\u00a0Menjaga kebersihan.<\/td><\/tr><tr><td class=\"has-text-align-center\" data-align=\"center\"><strong>Perilaku Profesional<\/strong><\/td><td class=\"has-text-align-left\" data-align=\"left\">Meminta izin secara lisan dan melakukan di bawah ini secara <strong>lengkap<\/strong>:<br>1.\u00a0\u00a0Melakukan setiap tindakan dengan berhati-hati dan teliti sehingga tidak membahayakan pasien dan diri sendiri<br>2.\u00a0\u00a0Memperhatikan kenyamanan pasien<br>3.\u00a0\u00a0Melakukan tindakan sesuai prioritas<br>4.\u00a0\u00a0\u00a0Mnunjukan rasa hormat kepada pasien<br>mengetahui keterbatasan dengan merujuk\u00a0 atau melakukan konsultasi bila diperlukan<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><figcaption>Tabel 1. Contoh penilaian checklist OSCE Anak Gizi Buruk<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tips: <\/p>\n\n\n\n<ol><li>Jangan lupa untuk melakukan interpretasi pada chart WHO untuk melihat status antropometri<\/li><li>Jangan lupa untuk menanyakan status tumbuh kembang secara singkat karena tatalaksana gizi buruk ada komponen stimulasi anak<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Sekian untuk contoh checklist OSCE Anak dengan tema gizi buruk. Jangan lupa untuk follow instagram kami di <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/koas2doctor\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">@koas2doctor<\/a> dan bila ini bermanfaat jangan lupa untuk dishare dengan teman kalian ya!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada post kali ini, Koas2Doctor akan mencoba untuk memberikan contoh soal dan checklist mengenai OSCE gizi buruk. Perlu ada disclaimer bahwa contoh checklist ini tidak menjamin bahwa HANYA pemeriksaan yang tertera di bawah ini yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":773,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[189],"tags":[229,230,60,124,191],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk - Koas2Doctor<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kalian sebentar lagi OSCE di kampus? Udah siap kalau soalnya gizi buruk? Yakin ga mau ngeliat contoh checklist OSCE Gizi Buruk dari K2D?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk - Koas2Doctor\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kalian sebentar lagi OSCE di kampus? Udah siap kalau soalnya gizi buruk? Yakin ga mau ngeliat contoh checklist OSCE Gizi Buruk dari K2D?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Koas2Doctor\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-01-02T15:36:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-01-02T15:36:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1596\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1079\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Koas2doctor\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Koas2doctor\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/\"},\"author\":{\"name\":\"Koas2doctor\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/person\/0c717bd3cfcf33c8b004c1c0018e7604\"},\"headline\":\"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk\",\"datePublished\":\"2022-01-02T15:36:31+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-02T15:36:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/\"},\"wordCount\":1123,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg\",\"keywords\":[\"Checklist\",\"Gizi Buruk\",\"Koas2Doctor\",\"OSCE\",\"Rubrik Penilaian\"],\"articleSection\":[\"OSCE Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/\",\"url\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/\",\"name\":\"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk - Koas2Doctor\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg\",\"datePublished\":\"2022-01-02T15:36:31+00:00\",\"dateModified\":\"2022-01-02T15:36:33+00:00\",\"description\":\"Kalian sebentar lagi OSCE di kampus? Udah siap kalau soalnya gizi buruk? Yakin ga mau ngeliat contoh checklist OSCE Gizi Buruk dari K2D?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg\",\"width\":1596,\"height\":1079,\"caption\":\"Checklist OSCE Anak Gizi Buruk\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/\",\"name\":\"Koas2Doctor\",\"description\":\"Mentor Anda Dalam Menghadapi Dunia Kedokteran\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#organization\",\"name\":\"Koas2Doctor\",\"url\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cropped-FAVICON-BENER-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cropped-FAVICON-BENER-1.png\",\"width\":498,\"height\":500,\"caption\":\"Koas2Doctor\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/person\/0c717bd3cfcf33c8b004c1c0018e7604\",\"name\":\"Koas2doctor\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cropped-FAVICON-BENER-1-96x96.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cropped-FAVICON-BENER-1-96x96.png\",\"caption\":\"Koas2doctor\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/koas2doctor.com\"],\"url\":\"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/author\/koas2doctor\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk - Koas2Doctor","description":"Kalian sebentar lagi OSCE di kampus? Udah siap kalau soalnya gizi buruk? Yakin ga mau ngeliat contoh checklist OSCE Gizi Buruk dari K2D?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk - Koas2Doctor","og_description":"Kalian sebentar lagi OSCE di kampus? Udah siap kalau soalnya gizi buruk? Yakin ga mau ngeliat contoh checklist OSCE Gizi Buruk dari K2D?","og_url":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/","og_site_name":"Koas2Doctor","article_published_time":"2022-01-02T15:36:31+00:00","article_modified_time":"2022-01-02T15:36:33+00:00","og_image":[{"width":1596,"height":1079,"url":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Koas2doctor","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Koas2doctor","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/"},"author":{"name":"Koas2doctor","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/person\/0c717bd3cfcf33c8b004c1c0018e7604"},"headline":"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk","datePublished":"2022-01-02T15:36:31+00:00","dateModified":"2022-01-02T15:36:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/"},"wordCount":1123,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg","keywords":["Checklist","Gizi Buruk","Koas2Doctor","OSCE","Rubrik Penilaian"],"articleSection":["OSCE Nasional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/","url":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/","name":"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk - Koas2Doctor","isPartOf":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg","datePublished":"2022-01-02T15:36:31+00:00","dateModified":"2022-01-02T15:36:33+00:00","description":"Kalian sebentar lagi OSCE di kampus? Udah siap kalau soalnya gizi buruk? Yakin ga mau ngeliat contoh checklist OSCE Gizi Buruk dari K2D?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#primaryimage","url":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg","contentUrl":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2022\/01\/ESbwbW7XQAAHIsV.jpg","width":1596,"height":1079,"caption":"Checklist OSCE Anak Gizi Buruk"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/contoh-checklist-osce-gizi-buruk\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/koas2doctor.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Checklist OSCE Gizi Buruk"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#website","url":"https:\/\/koas2doctor.com\/","name":"Koas2Doctor","description":"Mentor Anda Dalam Menghadapi Dunia Kedokteran","publisher":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/koas2doctor.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#organization","name":"Koas2Doctor","url":"https:\/\/koas2doctor.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cropped-FAVICON-BENER-1.png","contentUrl":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cropped-FAVICON-BENER-1.png","width":498,"height":500,"caption":"Koas2Doctor"},"image":{"@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/person\/0c717bd3cfcf33c8b004c1c0018e7604","name":"Koas2doctor","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/koas2doctor.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cropped-FAVICON-BENER-1-96x96.png","contentUrl":"https:\/\/koas2doctor.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/cropped-FAVICON-BENER-1-96x96.png","caption":"Koas2doctor"},"sameAs":["http:\/\/koas2doctor.com"],"url":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/author\/koas2doctor\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/772"}],"collection":[{"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=772"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/772\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":774,"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/772\/revisions\/774"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=772"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=772"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/koas2doctor.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=772"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}