Article Processing Charge

Apa itu Article Processing Charge (APC)?

Bagi kalian yang sudah familiar dengan publikasi dan proses submission artikel jurnal, maka apa itu article processing charge (APC) seharusnya sudah familiar dengan kalian. Bagi yang belum, mari kita kupas apa itu article processing charge!

Jadi, dalam proses submission sebuah artikel ke sebuah publisher, biasanya akan dikenakan sebuah fee atau biaya. Terdapat dua biaya yaitu submission fee dan article processing charge. Submission fee harus dibayarkan di muka supaya artikel dapat diproses lebih lanjut. Namun, submission fee tidak menjamin artikel pasti diterima. Sehingga, bila artikel langsung ditolak, maka submission fee akan hangus begitu saja. Bila diterima, maka Anda harus membayar submission fee dan juga article processing charge (APC).

Article processing charge (APC) adalah sebuah biaya yang harus dibayarkan oleh penulis untuk memproseskan artikelnya ke dalam sebuah publikasi supaya bisa terbit dalam format in-house style. Article processing charge sangat bervariasi, bisa gratis atau bisa mencapai US$ 2500-4000 (~40 juta rupiah!) untuk jurnal Q1 hingga Q2. Hal ini lah yang menyebabkan para peneliti muda sulit untuk menerbitkan artikelnya ke jurnal Q1 dan Q2 karena kebanyakan dari jurnal dengan indeks tinggi memiliki tarif yang sangat mahal, bahkan bagi mereka yang sudah bekerja. Sehingga, tanpa ada funding dari sebuah institusi atau sponsor, masalah article processing charge akan menjadi kendala.

Baca Juga: Link Translate Jurnal Online Inggris ke Indonesia Gratis!

Apakah ada jurnal yang gratis alias tanpa APC?

Ada!

Beberapa publisher seperti Sage dan Taylor & Francis memiliki jurnal yang mayoritas berada di range Q1-Q2 dan gratis. Namun, dengan adanya kualitas tinggi dan biaya yang gratis, semakin banyak pula submission di kedua publisher tersebut. Sehingga, kemungkinan untuk diterima biasanya semakin kecil karena harus bersaing dengan seluruh jurnal-jurnal lainnya.

Bagaimana mencari biaya APC?

Biasanya akan dicantumkan di website jurnal tersebut di bagian “Author’s Guideline” atau “About Journal”. Perhatikan biayanya. Bila tidak ekplisit dikatakan berapa fee nya, baca policy mereka mengenai “Open access journal”, baik mengenai “Gold Open Access” atau “Green Open Access”.

Gold dan Green Open Access akan dibahas dalam artikel yang lain namun Green Open Access merupakan salah satu opsi untuk menpublish artikel ke jurnal secara free namun mengalami masa embargo. Masa embargo jurnal adalah periode di mana artikel tersebut terbit, tapi hanya bagi para subscriber dari jurnal tersebut. Apabila non-subscriber ingin membaca artikel tersebut, maka akan dikenakan biaya. Biasanya periode embargo selama 12 bulan.

Berikut ada link yang dapat diklik mengenai APC dari beberapa publisher:

Dan cukup sekian dulu artikel untuk kali ini, seperti biasa jangan lupa untuk mengikuti instagram kami di @koas2doctor dan tinggalkan komen apabila kalian ingin bertanya ya!

15 comments

  1. utensil

    Everything is very oрen with a precise clarificatіon of the issues.
    It was definiteⅼy infߋrmative. Your site is usеful. Many thanks for sharing!

  2. ดูหนังโป๊

    Hі! Quick question that’s еntirely off topic. Do you know how to make your site mobiⅼe friendlʏ?
    My blog looks weird when bгowsing from my ipһone.
    I’m trying to find a template or plugin that might be able to corrеct thiѕ issue.
    If you have any suggestions, please share. Cһeers!

  3. หี

    I’ll immedіately clutch your rss feed as I
    can’t find your email subscription link or e-newsⅼetter
    service. Do you have any? Please allow me reɑliᴢe
    so that I couⅼd subsϲribe. Thanks.

    1. Koas2Doctor
      Koas2doctor

      Thank you! You could subscribe to us by sending us our email to our pop-ups on your right-hand corner of your laptop or on top of your phone screen!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDBahasa Indonesia